Sabtu, Desember 08, 2007

Semangat Mbah Sarwi.


Kukenal Mbah Sarwi sebagai pedagang sayur di Pasar Minggu.Aku memang sering berbelanja sayur ke sana, sembari perjalanan pulang dari Jakarta ke Depok. Usianya mungkin sekitar 65 tahun. Tubuhnya ringkih dibalut kain kebaya. Memang tampak sederhana karena Mbah Sarwi tidak memiliki perhiasan yang layak untuk dipamerkan. Kalaupun ada yang berharga, hanyalah sepasang anting emas di telinganya. Sementara ditangan kirinya terjuntai dua buah gelang karet berwarna kuning.

Tapi aku sangat menghormatinya karena Mbah Sarwi adalah guruku: Guru yang membukakan mataku tentang sisi lain kehidupan, mengajariku tentang arti kepasrahaan kepada Tuhan juga semangat pantang menyerah. Biasanya aku hanya memberikan uang kepada Mbah Sarwi, sembari mengatakan rencana sayur yang akan kubuat. Dengan cekatan beliau memilihkan sayur kepadaku.

Pernah aku bertanya, apakah Mbah Sarwi tidak merasa takut bersaing dengan supermarket, hypermarket bahkan pedagang lain yang menjadi saingannya? Beliau hanya menjawab bahwa rizki kuwi wis ono sing ngatur, ono dino yo ono upo. Pernah sesekali aku berpandangan negative bahwa mungkin sikap beliau adalah cermin sebuah keterbelakangan, moral peasant. Menurut Samuel W. Popkin (?), seorang petani lebih bodoh dari buruh, sehingga dianalogikan bahwa petani akan berteriak adanya banjir apabila air telah mencapai leher. Dan Mbah sarwipun mungkin baru akan menyadari kekeliruannya setelah modalnya habis dan bangkrut.

Akan tetapi sekitar dua tahun aku berlangganan, tidak kutemukan sebuah kemunduran. Bahkan kini Mbah Sarwi bisa membeli sebuah timbangan. Biasanya beliau meminjam timbangan dari pedagang sayur disampingnya. Beliau juga berceritera bahwa beliau habis menjenguk keluarganya di Madiun, karena cucunya dikhitan. Dan beliau merasa bersyukur karena Tuhan terus memberikan berbagai kebahagiaan di penghujung usianya.

Jawaban-jawaban Mbah Sarwi memang membuatku mati langkah. Kepasrahannya kepada Tuhan, mengalahkan ceramah para agamawan yang kadang harus menetapkan tariff bagi mereka mengundangnya. Kegigihannya dalam berusaha, mengalahkan kaum pengusaha yang terbukti hanya bisa menjual lisensi dan praktek monopoli.

Hukum Tuhan memanglah misteri. Orang yang kita pandang lemah, justru sebenarnya adalah orang yang kuat. Banyak orang kaya yang justru merasa khawatir tentang hartanya serta banyak orang berilmu merasa khawatir akan wibawanya.

By : Umi-umi Khodori.

0 komentar:


Ayo !!! Menulis.

Sambil kita menunggu bagaimana adanya solusi terbaik untuk Penglie, dan bagaimana kelanjutannya di hari-hari yang akan datang, dan juga agar Blog ini tidak monoton, Saya mengajak teman-teman pengunjung blog ini, terutamanya rekan dari forum GA bisa ikut berbagi cerita.

Silahkan teman-teman yang berminat menuliskan suatu kisah yang pernah dialami dan tidak pernah terlupakan entah itu kenangan manis misalnya, ketemu doi di gerbong kereta ,terus pada pandangan pertama langsung cintrong etc ets, atau pahit misalnya, pernah kejatuhan dari genteng terus ketimpa tangga lagi dan etc ectlah ,mudah-mudahan dengan share disini membuat hati lebih plooong bagi yang nostalgianya sangat cukup menyedihkan dan bisa di dijadikan pembelajaran untuk rekan rekan lain , Kalau kenangan yang indah kiranya juga bisa menjadi motivasi bagi yang lain, setuju ?

Yang penting ceritanya tidak mengandung "FORMALIN"(bajakan), SARA(wong sara juga di ciptakan yg KUASA), "PORNOGRAFI"(bisa kena banned sama UUP dong),"PROVOKASI"(adu kambing satu sama lain nga boleh juga dong)

Kalau nga keberatan boleh tulis lengkap data diri, atau lampiran foto, tapi yg ukuran sewajarnya jangan yang 2 kali lapangan bola. hehehe

Nantinya teman-teman bisa saling beri komentar,dan polling yang mana yang ter.....

Silahkan teman teman saya tunggu partisipasinya, harap di ceritakan versi cerpen(cerita pendek)dan kirimkan naskahnya ke Email oteh ::








=============================



.......Terima kasih atas kunjungannya........

Kabar-kabari...

Thanks buat respon positifnya bro/sis from Forum GA,dan Atas saran teman-teman yang bermaksud ingin berbagi kasih, dengan ini saya tampilkan No.Rek adik yang bersangkutan, Diharapkan yang sudah membantu silahkan beritahu lewat menu "Komentar" , Data dana akan saya postingkan secara berkala . Terima kasih. ===================================..............
Atas saran beberapa teman, dengan beberapa alasan privasi, alamat yang bersangkutan tidak saya tampilkan, Bila ada yang mempunyai ide solusi bisa tinggalkan di Komentar. ===================================............
Kepada yang telah berpartisipasi dan belum terdata, silahkan Email KE WONK1965@GMAIL.COM ATAU TINGGALKAN PESAN DI KOLOM KOMENTAR. ===================================...............
UNTUK MELIHAT DANA YG TERKUMPUL/CLIP REKAMAN SILAHKAN KLIK GAMBAR DI BAWAH TULISAN "DANA YANG TERKUMPUL".ATAU KLIK DISINI.

Tukar link ?